Membahas tentang Konflik Cerita

Seri panduan penulisan. Pesan buku cetak bisa wa.me/6281380001149

Cerita atau fiksi yang menarik pasti ada konfliknya; ada masalah yang harus diselesaikan oleh tokoh tokoh cerita. Perjalanan dan proses penyelesaian masalah itulah yang menjadi daya pikat pembacaan sepanjang naskah. Berikut ini beberapa hal yang berkaitan dengan konflik cerita.

  1. Konflik adalah unsur fundamental dari fiksi karena dalam naskah fiksi, satu-satunya hal yang penting adalah MENARIK.
  2. Dibutuhkan keterampilan dan keahlian untuk mengubah tema-tema kehidupan ke dalam sebuah cerita; mulai dari kelahiran, pertumbuhan, cinta, keluarga, kerja, perjalanan, menua, hingga kematian.
  3. Konflik yang menghasilkan keteganganlah yang membuat cerita bisa dimulai. Ketegangan dapat diciptakan dari pertentangan antar karakter; karakter dengan kekuatan internal atau eksternal; bisa juga dengan kondisi.
  4. Dengan menyeimbangkan kekuatan yang saling berlawanan dari konflik, kita tetap bisa mengajak pembaca terpaku pada halaman naskah dan bertanya-tanya bagaimana cerita akan berakhir.
  5. Konflik yang bisa kita bangun, lebih kurang dari:
    • Protagonis terhadap individu lain
    • Protagonis melawan alam (atau teknologi)
    • Protagonis terhadap masyarakat
    • Protagonis terhadap Allah (atau keyakinannya)
    • Protagonis terhadap dirinya sendiri
  6. Konflik dapat dibangun dengan cara menggoda pembaca, tidak memberikan segala sesuatunya dan baru dibuka di akhir cerita.
  7. Konflik juga biasa dimunculkan dengan memberdayakan karakter-karakter utama, sehingga tensinya sangat tinggi.
  8. Kondisi yang surprise, tidak diperkirakan oleh pembaca juga dapat digunakan untuk menyajikan konflik.
  9. Karakter-karakter yang dari awal menimbulkan simpati dan empati pembaca, dapat juga kita jungkirbalikkan sebagai “antagonis” sehingga konflik menjadi terasa dan bisa menambah napas cerita.
  10. Yang penting diingat dari konflik, bentrokan yang sepele atau terlalu dangkal juga akan menyebabkan cerita yang dangkal dan kurang menarik.

Menulis adalah keterampilan pribadi. Seberapa pun banyaknya teori penulisan, tetap tidak bisa seratus persen kita ikuti. Karena setiap pribadi unik dengan cara dan ekspresi penulisannya. Yang pasti, menulislah dengan cara kita sendiri. Perhatikan apa saja yang penting sehingga cerita kita MENARIK dengan semua unsur yang membentuknya.

Happy Writing, Be a Good Writer 🙂
Jadi Penulis Fiksi? Gampang Kok!
Jadi Penulis Skenario? Gampang Kok!
Jadi Penulis Produktif? Gampang Kok!
Jadi Penulis Nonfiksi? Gampang Kok!
Manajemen Penulisan Kreatif Prinsip-prinsip Penyuntingan Naskah

Pesan buku wa.me/6281380001149

Ari Kinoysan Wulandari

Please follow and like us:

Setiap Naskah Memiliki Takdirnya Masing-masing

Gambar hanya sebagai ilustrasi. Dokumentasi Ari Kinoysan Wulandari.

Menulis adalah kebiasaan saya sejak belia. Karena biasalah, menulis saya menjadi kebisaan atau keahlian yang teruji oleh nilai nilai ekonomi dan standar kebaikan lainnya. Namun “menulis” dan “mempublikasikan” tulisan adalah dua hal yang berbeda.

Saat menulis, mungkin saya bisa lebih bebas daripada saat mempublikasikan naskah. Saya sebut mungkin, karena sejatinya untuk bisa menghasilkan tulisan yang baik; kita sudah dibombardir dengan serangkaian teori dan doktrin tentang menulis. Lebih lebih saat kita hendak mempublikasikan naskah –terutama untuk komersial, aturan dan seleksinya bisa sepanjang jalan kereta api 😅

Toh ya karena dunia menulis sudah seperti hidup itu sendiri bagi saya, maka menulis dan mempublikasikan naskah adalah satu paket yang saling mendukung. Prinsipnya, kalau nulis kita baik, publishnya pun lebih gampang. Kecenderungannya kalau proses publish nya gampang, bestseller, rating, box office nya juga mudah ❤️🙏

Toh dari pengalaman bertahunan, saya melihat bahwa dalam menulis, setiap NASKAH memiliki takdirnya masing-masing. Nggak setiap naskah bagus, bestseller. Nggak setiap naskah buruk, jeblok pasarannya. Ada banyak faktor yang mempengaruhi; kemasan, tema, moment, public figure, iklan, waktu rilis, resensi, review, film setipe, dll yang kadang itu tidak terprediksi.

Ada naskah yang kita tulis dengan totalitas yang sangat tinggi dan seluruh komponen industrinya dipersiapkan, tetapi ternyata jeblok di pasaran. Ada naskah yang sederhana kita siapkan tanpa fasilitas
yang berlebihan, ternyata melejit di pasaran dan jadi hits di mana-mana.

BESTSELLER adalah rahasia yang tidak terprediksi. Meskipun setiap penulis, penerbit, distributor, marketing selalu memiliki RUMUSAN tertentu, tapi itu semua TIDAK PASTI. Pun dengan film-film laris atau series yang rating dan mendapat skor tertinggi dalam hitungan platform. Semua serba tidak menentu dan tidak seperti 1+1=2.

Jadi, versi saya untuk urusan “laku laris” itu sederhanakan saja. Jangan tanya saya apa rumusnya bestseller, cukup menulislah dengan totalitas dan kapasitas terbaik, biarkan produksi membuatnya dengan versi terbaik mereka, lalu izinkan MANAJEMEN TUHAN yang mengaturnya. Ingat, kita tak pernah bisa MENDIKTE TAKDIR. Rezeki tiap orang sudah tertentu, yang tak akan tertukar atau SALAH TEMPAT 🙂

Ari Kinoysan Wulandari

Please follow and like us:

Tantangan Terbesar dalam Penulisan

Gambar hanya sebagai ilustrasi. Dokumentasi Ari Kinoysan Wulandari.

Dunia penulisan seperti dunia kerja lainnya. Banyak merah hitamnya. Banyak pahit manisnya. Banyak suka dukanya. Banyak kisah pengalamannya. Namun bagi saya, kalau kita menulis memang ya karena “mau menulis”, semua tantangan dunia penulisan rasanya lewat saja. Cek cek tulisan berikut untuk memberikan insight baru tentang dunia penulisan.

  1. Menulis itu (tidak) gampang. Lebih tidak gampang lagi pada mereka yang tidak disiplin. Segala teori penulisan menjadi sia sia kalau kita tidak menulis.
  2. Ada banyak orang yang sebenarnya tidak tahu dan tidak mengerti cara menulis, tapi mereka menulis. Tidak selalu baik, tapi ada tulisan yang bisa dikoreksi untuk menjadi baik.
  3. Kebiasaan harus selalu diingatkan, ditagih, diomelin, jelas bukan kebiasaan yang baik untuk seorang penulis. Anda harus melatih disiplin.
  4. Tanpa disiplin, kita sulit progress dengan tulisan karena nyaris tak ada yang peduli ketika tulisan itu baru berupa embrio. Anda harus menjadikannya naskah yang lengkap dan utuh agar bisa dijual.
  5. Kesulitan terberat penulis: menulis naskah pertama dan mempublish naskah pertama.

Tak peduli semahir apa anda sekolah penulisan, menulis pertama tetap tidak mudah. Butuh tekun dan disiplin.

Sebagus apapun tulisan pertama kita, tetep juga diover sana sini kalau di media. Bisa ditaruh dulu, dibawa dulu… Dan bisa 3-4 tahun lho berjuang untuk first publication 😭

  1. Urusan teknis menulis sungguh urusan gampang. Anda bisa baca tulis, cukup sudah. Tapi menyelesaikan naskah pertama, terlalu banyak godaan. Kalau anda nggak cukup niat, seringnya naskah tak selesai.
  2. Lalu berikutnya proses publikasi pertama, bisa makan hati kalau tak sabar. Dan saya sudah belajar menulis itu kesenangan. Diterbitkan atau belum, tulis saja terus. Apalagi zaman internet gini, yang anda boleh pilih suka suka medianya sebebas anda memilih rasa es krim 😂
  3. Jadi yang bikin sulit menulis ya jelas diri kita sendiri. Baru nulis sedikit ributnya ampun 🙈 baru kirim naskah 6 bln sudah beriweuh di mana mana. Lha gimana to, persaingan makin ketat penulis makin banyak. Kalau lebih suka ribut daripada nulis ya anda ditinggal. Karena tak punya naskah baru untuk ditawartawarkan lagi.
  4. Kisah jatuh bangun menulis saya sudah banyak saya tuliskan. Tapi kemarin saya dapat cerita penulis script yang laris manis, katanya dulu sampai tiga tahun hidup menyusu pada istrinya (dihidupi istrinya) demi bisa jadi penulis script. Ditolak di sana sini, dicuekin produser, tidak dipedulikan. Lalu kesempatan berubah ketika ia datang di acara pralaunching film. Dia datang awal sekali, panitia saja belum semua ada.

Membantu orang di situ untuk menyiapkan kursi kursi untuk tamu. Dush, dia tidak tahu produser datang dan malah mempersilakan duduk. Lalu dia ikut membantu kegiatan. Pas acara tahulah dia siapa produser. Dan dia minta waktu 5 menit saja untuk presentasi 1 sinopsisnya. Tapi 5 menit itu jadi 1 jam dan esoknya dia dapat kontraknya dan karya hits.

Lalu semua cerita nya yang ditolak-tolak dulu menjadi diburu-buru produser. Hingga sekarang sudah hampir 30 tahunan dia menulis.

Hidup tenang dan tetap sabar tekun meskipun namanya seperti jaminan sinetron panjang.

  1. Komitmen dan kesabaran sepertinya adalah dua makhluk langka di kalangan penulis pemula. Pinginnya nulis langsung bagus langsung hits. Lupa kalau yang bagus itu ada prosesnya. Yang hits itu pasti ada kisah berliku yang panjang untuk diceritakan.

Ari Kinoysan Wulandari


Please follow and like us:

Waktu yang Ideal untuk Menulis

Beli buku versi cetak dan bertandatangan bisa wa.me/6281380001149.

Sebenarnya siy nggak ada waktu yang benar-benar ideal untuk menulis. Setiap orang berbeda keadaannya. Setiap penulis berbeda target dan orientasinya. Jadi tidak pernah bisa disamaratakan. Masing-masing penulis harus menyesuaikan dengan kemampuan dan kepentingan yang hendak dituju. Berikut ini hal yang berkaitan dengan waktu ideal untuk menulis, yang bisa jadi pertimbangan.

Saya pribadi tidak pernah bisa menjawab pertanyaan tersebut. Menulis adalah ranah kerja pribadi. Ketika merancang sebuah naskah, sebenarnya penulis telah mengalokasikan sejumlah rencana dan waktu untuk menyelesaikannya.

Artinya, ketika rancangan naskah sudah siap, penulislah yang bisa menghitung berapa waktunya yang ideal untuk menulis sesuai dengan kerumitan naskah, ketersediaan bahan, kesulitan penulisan, hingga kapasitas penulis, waktu, dan dana yang tersedia.

Seorang penulis pemula mungkin perlu waktu setahun untuk menulis naskah 200 hlm saja, tetapi penulis yang profesional mungkin perlu sebulan saja.

Ibu rumah tangga yang juga mompreneur mungkin perlu 1 tahun menulis buku singkat 50 hlm, tapi mbak mbak yang mahasiswa mungkin perlu seminggu untuk tulisan 50 hlm.

Setiap orang kondisinya berbeda-beda. Oleh karena itu, dirinya sendirilah yang bisa menentukan waktu ideal menulis. Termasuk kapan atau jam berapa ia bisa menulis.

Berapapun waktu anda menulis, konsistenlah. Karena sedikit demi sedikit akhirnya bukit juga. Ketekunan dan kesabaran itulah yang membuat naskah anda terselesaikan dengan baik.

Selamat mencari dan menghitung waktu yang ideal untuk menulis. Pastikan anda merampungkan naskah dengan baik.

Ari Kinoysan Wulandari

Please follow and like us:

Parasailing di Tanjung Benoa

Parasailing. Dokumentasi Ari Kinoysan Wulandari.


Aktivitas parasailing ini lebih kurang setipe dengan seawalker prosesnya. Dari bibir pantai, kita harus naik perahu dulu sampai ke tengah laut. Setelah itu, kita akan ganti ke kapal. Di kapal ini, saya menerima petunjuk permainan dan keselamatan sambil mengenakan piranti lengkap. Dan permainan pun dimulai.

Kita akan diminta duduk oleh petugas, lalu akan dibawa naik turun perlahan-lahan sampai batas ketinggian dan kerendahan dengan kecepatan yang diizinkan.

Saat masih di kapal, operatornya itu sampai ketawa pas ketemu saya. Ibu senyumnya kok lebar sekali. Gembira betul datang sendirian 😁😂 *Satire yang kocak. Saya enteng menjawabnya, saya justru nggak senang kalau nggak bisa datang sendirian.

Ya, kadang-kadang untuk piknik yang rada besar harganya ngajak orang pun mikir. Dianya belum tentu ada waktu, biaya, kesempatan. Belum lagi untuk watersport ini termasuk olahraga wisata berisiko tinggi. Nggak semua orang mau, berani, dan punya nyali. Jadi, saya ya enteng saja kalau misalnya harus berangkat sendirian. Meskipun jelas kalau ada partner akan lebih seru.

Di kapal ini ada tiga kru; operator, petugas peralatan, dan fotografer. Haha, karena model privat; semua hanya ngurusi saya. Ini siy lebih sedikit petugas. Pas di kapal yang mau turun untuk seawalker, kru nya ada delapan dan hanya ngurusin saya 😂 Pokmen serasa milik pribadi wes 😍

Ya ini permainan seru 😀 Kita bisa lihat laut dari ketinggian di tempat terbuka. Terayun-ayun naik turun dengan cepat. Menikmati angin. Mendengar ombak. Terjeda teriakan keriuhan aneka kegiatan laut. Kebiasaan buruk saya, kalau seru malas berakhir 🙈

Aktivitas parasailing ini di Tanjung Benoa harus pesan dulu ya. Bisa siy sampeyan pake dadakan di tempat, tapi charge nya bisa berlipat.😁😂 Standar keamanan, jenis asuransi, durasi, jenis kelompok atau paket, privat maupun VIP semua ada jenis layanan dan beda-beda harganya 😀🙏

Pokoknya kalau saya siy, besok-besok ada kesempatan pasti akan coba lagi 😁😂 Termasuk aneka jenis watersport lain yang belum saya jajal 😁🙏

Ari Kinoysan Wulandari

Please follow and like us:

Jadikan Rumahmu Penuh Berkah Melimpah

Bunga Kamboja depan rumah. Dokumentasi Ari Kinoysan Wulandari.

Pas pemilik rumah datang setelah rumahnya saya beli, beliau bilang, “Rumahnya jadi adem, Mbak Ari.”

Pikir saya beliau berdua dari luar di siang terik. Walau bermobil AC, tetap beda dengan duduk di rumah dengan pintu jendela terbuka.❤

Berbanyak kawan datang, pun begitu.
Adik saya, “Sebelum Mbak Ari tinggal,
aku takut ke sini. Serem dan bikin emosi. Sekarang adem, aku bisa tidur pules.”❤

Alhamdulillah. Dulu, dengan keadaan seadanya dan perabotan urgent, saya pindah. Lha wes beli rumah mosok nggak ditinggali. Tanpa pagar depan, gersang pasir, lantai atas pun terbuka. Orang loncat genteng bisa masuk rumah. Mesin sumur rusak, lampu ndak ada, korden ndak ada, kunci-kunci nggak fungsi dan banyak lagi yang kudu diberesi. Itu semua berarti pengeluaran.😃

Kok saya beli ndak mikir ini. Belum lagi omongan tetangga tentang kisah horor. Rumah sebelah kosong 10 tahun, bikin saya makin jiper 😆 Saya pun bismillah. Minta perlindungan Gusti Allah.❤

Pas saya mo beli taneman, nanya temen-temen deket yang harga murah. Mereka bilang nggak usah beli dan janji bawain dari rumahnya. Begitulah tanaman dari mereka tumbuh subur. Beberapa saya minta pas ke rumah teman (tanemannya melimpah dan nggak jualan taneman), beberapa saya barter.❤

Sedikit demi sedikit saya masang pagar, pelindung lantai atas, pengaman tangga, dll. Isi rumah? Ya diisi pas ada rezeki. Tapi ya gitu, ada temen datang njur beliin meja makan. Ada yang nanya mau rak buku besar dan mengirim. Ada klien dateng, lalu transfer dan minta saya beli kursi teras; dll. Rumah ini seperti memberesi dirinya sendiri.❤

Rumah saya njelik ndeso, tapi menteri, bupati, rektor, guru besar, dll orang penting datang berkaitan dengan gaweyan saya. Rezeki sering datang tidak terduga. Tetangga pun baik. Alhamdulillah ❤

Adik saya tanya, rumahnya dikasih apa kok berkah. Saya bilang: selalu bersyukur, dipakai sholat, ngaji; kalau ada orang bertamu, mereka kudu pulang dengan tangan berisi.❤

Bagaimana dengan rumahmu? Jadikan rumahmu berkah dengan bersyukur tiap saat. Biar rezeki mudah datang. Para penghuni rumah pun sehat dan happy ❤

Ari Kinoysan Wulandari

Please follow and like us:

Seawalker di Tanjung Benoa

Seawalker di Tanjung Benoa, Bali. Dokumentasi Ari Kinoysan Wulandari.


Sesuai dengan namanya, seawalker itu ya berjalan-jalan di dalam air laut. Fun. Seru. Happy. Sesudah turun, malas untuk naik 😁 Seperti kita jalan-jalan biasa, tapi di dalam air laut. Bisa nyentuh-nyentuh ikan, ngasih makan ikan, memegang karang, memotret dan membuat video.

Sementara yang saya lihat di bawah laut Tanjung Benoa hanya ikan-ikan; nggak ada nemo, penyu, belut laut, apalagi kuda laut atau buaya laut 😂 Adanya karang-karang dan tanaman laut di bagian laut yang lain.

Pada saat kita seawalker ini, kita bisa naik turun tangga dan pegangan pagar pembatas. Beneran ya seperti jalan di darat gitu lho. Nggak ada bedanya. Berjalan dan bernafas seperti biasa. Yang terasa berat bagi saya, helmnya untuk bernafas itu 😂 Pas sudah naik dan berada di kapal, bahu saya langsung terasa pegel-pegel 😁

Bagi saya seawalker ini tetep menyenangkan. Kita bisa melihat aneka kekayaan bawah bawah laut. Air laut di atas yang berwarna gelap biru pekat kehitaman di Tanjung Benoa, ternyata di bawahnya bisa begitu hijau jernih dan bikin adem di hati ❤️❤️ Bagaimana rasanya air laut yang hijau? Ya tetep asin laaaah 😂

Kalau mo main ini, pastikan sudah pesan dulu ya. Karena untuk bisa seawalker ini, kita perlu naik perahu dari bibir pantai ke tengah laut, lalu ganti kapal. Setelah itu, di atas kapal kita mengenakan piranti lengkap untuk terjun ke laut. Kita boleh pake baju renang atau pun enggak. Tapi kalau nggak pake baju renang, pastikan bajunya yang cukup ringan dan nggak ribet ya. Baru deh kita diizinkan turun ke bawah laut dan harus pakai pemandu. Dia ini biasanya yang juga akan mengambil foto-foto dan video kita.

Keseruan yang rasanya bikin senyum saya gak ilang-ilang. Saya begitu gembira dan badan terasa segar bugar. Jiwa saya pun terasa ringan bahagia kembali. ❤️

Saran saya, kalau teman-teman mau melakukan kegiatan seawalker ini, ambil saja waktu non weekend agar pantai, laut, perahu, kapal, dan taman bawah laut pun serasa milik pribadi. Selamat berlibur ❤️

Ari Kinoysan Wulandari

Please follow and like us: