Manajemen Duit

Masakan ibu saya. Gambar hanya sebagai ilustrasi. Dokumentasi Ari Kinoysan Wulandari.

“Ri, piyo yo ben rezekiku tambah akeh?”

Sebagai penulis freelancer yang tahu dia kerja kantoran mapan dengan jabatan mentereng– versi saya kekayaannya jelas banyak dia; tentu bikin heran. Belum saya jawab. Pesannya muncul lagi.

“Duitku banyak, gaji besar, bonus juga banyak; kok tetep saja aku kebobolan. Masih kudu ngutang ini itu, pake cc (credit card), paylater. Belum tengah bulan serasa wes sekarat.”

“Kalau kamu mau ngutang, aku gakbisa. (Ekstrem saya 😄). Ini kebiasaanku soal duit, coba cek mungkin cocok.”

Pertama, bikin catetan; duit masuk, duit keluar. Biar tahu ke mana larinya uang yang gak berasa; kopi kafe harian, jajanan, makan siang/malam di mall/resto, e-tol, bensin dan parkir, members klub nggak dipake, beli barang gegara diskon dll, pemborosan listrik-air-gas, dll. Catatan bisa pake aplikasi gratis.

Kedua, bikin rencana keuangan; 1 tahun, 6 bulan, 3 bulan, 1 bulan, 1 mingguan, dan 1 harian. Banyak aplikasi gratis yang bisa dipilih.

Ketiga, kalau mau lebih terpercaya, bayar konsultan keuangan. (Tapi inget, ini ada bunyi harganya; jadi pastikan total duitmu sudah banyak). Biasanya mereka punya saran investasi dll hal urgent keuangan, seperti dana darurat, pensiun, asuransi, dll.

Keempat, ikuti rencana keuangan yang sudah dibuat; gak laper mata, gak tergoda diskonan; gak mumpung murah, gak baperan, dst.

Kelima, mau lebih banyak (mudah) rezeki, versiku cek lagi: hatimu (kudu baik), sholatmu, ngajimu, sedekahmu, silaturahmimu. Kalau itu sudah beres, biasanya duit datang sesukanya. Tiap orang beda. Kalau rezeki aku nggak berlebihan, tapi selalu lebih dari cukup untuk semua kebutuhan dan bisa nabung. Alhamdulillah ❤❤

Keenam, bersyukur. Rasah sambat, rasah ngomel, rasah kemrungsung, rasah merinan; teman beli mobil baru njur maksain. Inget, pujian pada mobilmu gakbisa bayarin cicilan 😂😅

Ketujuh, hidup sederhana dengan bahagia. Kita punya hidup untuk dilakoni, dinikmati, dan disyukuri; bukan untuk mengesankan orang lain 😅 Omongan dan validasi orang, sering bikin kita jungkir balik mengatur uang.

*Pict di atas, meski nggak beraturan, seadanya; itu masakan mewah karena dibuat ibu saya dengan cinta. Rasanya? Selalu enak😋❤

Ari Kinoysan Wulandari

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *