
Saya kebagian duduk paling belakang di bus; dengan Bu Ririn, Mbak Fefti, dan Bu Rai. Dokumentasi Ari Kinoysan Wulandari.
Disclaimer:
Catatan ini mungkin “nggak nyambung” untuk Teman-teman non Soul Community (Soul Com), non warga Soulmates. Saya berasal dari Soul Com Joglosemar, Jogja🙏
Saya lupa bulan apa melihat pengumuman SC10 di Banyuwangi, 5-7 Desember 2025. Waktu itu saya langsung nanya Mbak Rina, tentang syarat apakah harus member SDP (Soul Development Program); karena tahun sebelumnya saya nggak bisa ikut SC9 gegara tagline khusus anggota SDP itu jelas-jelas ada di program SC9 di Jakarta.
Agak lama nggak mendapatkan respon karena kesibukan Mbak Rina, di bulan Oktober saya mendapat info detail tentang SC10 di Banyuwangi; termasuk urusan daftar dan bayar. Saya berhitung cepat, biaya SC10 itu per orang 5,5 juta (IDR) non akomodasi dan transport. Kalau acara 3 hari, saya harus menghitung 5 hari (tambahan 1 hari berangkat, 1 hari pulang) PP dari Jogja Banyuwangi. Berhitung praktis, charge hotel, akomodasi, jajan, tiket wisata, transport lokal, oleh-oleh, dll. itu perlu uang min 10-12 juta. Mahal atau murah? Relatif untuk tiap orang. Mereka yang sudah berada di Soul Com biasanya sudah nyiapin dari awal tahun.
Dan versi saya, kalaupun nanti totalnya sekira 12 juta; itu jadi berasa kecil dibandingkan manfaatnya untuk kesehatan mental, hati, dan jiwa. Daripada kamu stres depresi bolak-balik ke layanan medis psikis; konsultasi, suruh cerita berulang-ulang masalahmu (tapi nggak beres-beres juga) lebih bagus ikut SC aja. Nggak usah cerita-ceriti, tahu-tahu beres masalahmu. Jiwamu langsung tenang damai lah, cieeee…. 😀🥰 Cuman ya syarat untuk ikut SC sekurangnya kudu sudah ikut WSM (Workshop Soul Meter).
Makanya Pak Ganjar Pranowo (Pak GP, mantan capres, mantan ketum Kagama) meski jadi pembicara di acara SC10 ini pun, nggak bisa ikut SC10 karena belum WSM. WSM dulu aja, Pak GP; biar tahun depan bisa ikutan SC11… hehe… biar saya bisa foto bareng-lah, Pak GP. Tahun ini saya nggak ikutan foto dengan beliau di SC10, gegara posisi jauh dan malez pulalah mengejar beliau yang langkah kaki panjang-panjang itu😂
Sampai Pak Agung (suami Bu Adek) pas sore atau malemnya di SC10 itu nanyain lepas Pak GP pergi, “Ari tadi kamu sudah foto sama Pak GP?” “Enggak, belom, Pak.” …begini begitu, saya ngelez menjawab pertanyaan Pak Agung dan (mungkin) rasa penasarannya; karena banyak yang minta foto sama Pak GP.
Saya siy cuek bebek, kalau lagi malez foto ya mager bae meskipun ada publik figur. Eh, tapi Pak GP bukanlah sosok asing untuk warga Kagama. Saya kan yo pernah satu frame dengan beliau pas ngisi workshop penulisan untuk Maba UGM dan peluncuran buku baru warga Kagama; tapi wes lali tahun berapa. Yach pokoknya pas beliau masih jadi Ketum Kagama. 😂🙏
Elok tenan kan program-program Soul Bunda Arsaningsih ini. Siapapun ya kudu patuh aturan dan prosedurnya. Nggak bisa instan. Proses bertumbuh itu kudu dilakoni dengan sabar, setahap demi setahap. Versi saya 5,5 juta itu, alhamdulillah kok jadi berasa enteng bae.
Oktober beneran bulan yang supersibuk untuk saya. Berasa habis tenan energi saya saat itu. Untungnya semua happy jadi nggak terlalu berasa capeknya. Wakatobi, Kendari, Surabaya, Gresik-Tuban, Lamongan-Bojonegoro, Tulungagung, Purworejo. Ada yang dolan, tapi gaweyannya lebih banyak berurusan dengan buku, film, dll proyek penulisan. Ada juga seminar akademis urusan kampus.
Full tenan aktivitasnya, sampai saya serasa lupa kalau jadi “dosen” di kampus offline; saking semua pembelajaran satu bulan itu nyaris online. Pun masalah kesehatan sempat bikin saya ragu, berangkat atau enggak ke SC10 ini. Daftar sekarang atau nanti sepulang umroh.
Di awal November, saya mikir serius soal SC10 ini. Itu pas saya melatih dan mendampingi penulisan buku referensi untuk dosen-dosen Teknik Informatika, Teknik Industri UII, Jogja. Rencana program 2 hari, saya minta dipangkas saja 1 hari full day pagi sampai sore. Untung lah pekerjaan kek gini menyenangkan. Happy-happy aja saya.

Kami Soul Com Joglosemar yang ikut bus ke Banyuwangi. Dokumentasi Ari Kinoysan Wulandari.
Balik lagi saya mikirin SC10 tadi. Duit untuk program SC10, alhamdulillah ada. Kalau saya daftar dan bayar, ntar meskipun badan rada riwil dikit (batpil, flu ringan, atau lainnya), saya pasti tetap akan berangkat. Kalau nggak bayar, bisa jadi ada aja alasannya untuk nggak berangkat. Hitung SM (Soul Meter) kok tinggi, ya wes langsung bayar. Jian saya memang rada malez kalau ngisi-ngisi form. Mbak Rina yang isikan ini itu sesuai data saya; dan saya tinggal minta no rek untuk bayar. Beres sudah. Bismillah, saya datang ke SC10 untuk bersih hati, bersih jiwa, lebih sehat fisik mental, bahagia lahir batin, selamat dunia akhirat. Amiin YRA.
Dan waah, Soul Com Joglosemar yang berangkat ke SC10 lumayan banyak. Jadi ada Mas Robert yang sukarela dan baik sekali koordinir urusan villa dan transport. Wes nggak pake mikir, saya bilang ikut dan bayar. Berapa ya iurannya? Lupa persisnya, sekira 2 juta saja untuk 3 hari nginap, pp transport Jogja-Banyuwangi, dan wira wiri transport lokal Banyuwangi, termasuk beberapa kali sarapan. Alhamdulillah, budget saya turah banyak. Aman jiwa tenang hati kalau pergi dolan sangunya banyak 😀🙏 Sekarang saya tinggal fokus nyiapin urusan berangkat umroh.
Sampai akhirnya, kesehatan saya sempat drop rada payah. Drama sebelum umroh dan perjalanannya sudah saya catat di Umroh Istimewa, silakan aja lihat dan baca di blog arikinoysan.com ini. Teman-teman juga bisa follow sosmed saya di IG/Twitter/Thread @arikinoysan atau FB Ari Kinoysan Wulandari. Mana saja yang gampang diakses.
Pulang umroh dengan segala pengalaman barunya, saya masih sehat penuh. Tapi 2 hari kemudian, sekitar tanggal 25 November saya beneran ambruk. Dokter sudah keras betul meminta agar saya istirahat, ora pecicilan dolan ke medan-medan berat yang menguras energi. Iyo, saya patuh saja disuruh istirahat, minum obat, vitamin, sempat infus juga, terapi infra red, bekam, pijat, dan nggak dolan…
Hehe… ya pas nggak ada jadwal ke luar kota. Yang saya pikir niy, sekira 7 harian lagi saya wes sehat, bisa ke Banyuwangi jalan darat jauh gitu atau terpaksa absen? Beuuh, gaweyan kampus ya sebajeek banyaknya jelang akhir semester. Jadi saya sedang recovery, tetap kudu ke kampus beberes gaweyan.
Alhamdulillah, awal Desember saya ke dokter wes boleh aktivitas, jangan porsir energi. Tentu saya iyain aja, tapi di SC ya nggak mungkin diem-dieman mager. Jalan, gerak, joget, wirawiri wisata alam. Lha piye, sehat fisik mental itu kuncinya badan kudu aktif gerak😂😁🙏
Dan finally, alhamdulillah saya berangkat ke SC10 Banyuwangi. Ngepos dulu di SPBU Bandara Adisutjipto, jajan donat dan minuman panas dong. Lha hujan kok saat saya berangkat itu. Meskipun wes kenyang, saya kok ya masih laper mulut, pake beli bakpao menul-menul di depan gerai donat. Doyan jajan gitu kok mau langsing, piye ceritanya to Ri, Ari 😆😂
Oke, Teman-teman Soulmates, Soul Com, dkk lainnya; ikuti serunya acara SC10 Banyuwangi secara bersambung lewat tulisan di blog saya ini nggih. Sampai jumpa di tulisan berikutnya.
Bersambung
Ari Kinoysan Wulandari
